Rabu, 16 Maret 2011

Torres: Hancur Bila Komponen Barca Diubah

Fernando Torres meyakini Barcelona adalah produk jadi yang sudah tidak perlu lagi diragukan komponennya.

Liga BBVA: FC Barcelona celebrates (Getty images)
Liga BBVA: FC Barcelona celebrates (Getty images)
Fernando Torres mengaku takjub dengan Barcelona. Saking kagumnya, striker Chelsea itu sampai-sampai percaya, klub Katalan ini adalah sebuah produk jadi dengan komponen paling sempurna di dunia sehingga menjadi keliru bila mengutak-atik komponen tersebut.

Penilaian Torres ini merujuk pada pancapian fantastis Barcelona dalam beberapa tahun terakhir di mana klub La Liga Spanyol itu mampu mengoleksi gelar demi gelar.

"Barcelona itu sudah tidak boleh lagi diperbaiki," tutur Torres, menerangkan skuad Barca adalah armada sempurna dalam sepakbola.

"Benar apa yang dikatakan Jose Mourinho, mereka adalah produk jadi," lanjut mantan pemain Liverpool itu.

"Masalah bakal datang ketika Anda telah atau harus mengganti komponen dalam Barca," jelas Torres.

Torres pernah beberapa kali terlibat kontra Barcelona dalam atmosfer sepakbola Spanyol ketika ia masih memperkuat Atletico Madrid. Wajar saja bila kemudian ia punya kesan mendalam terhadap skuad besutan Pep Guardiola itu.

Duo Da Silva Tampil, Pemain Senior United Kaget

Pemain-pemain senior kaget melihat keputusan Fergie yang menaruh duo Da Silva sebagai bek sayap di kiri dan kanan.

FA Cup,Fabio Da Silva,Manchester United vs Arsenal
FA Cup,Fabio Da Silva,Manchester United vs Arsenal
Kiper Manchester United Edwin van der Sar memuji dampak kehadiran dua pemain kembar Da Silva saat The Red Devils menumbangkan Arsenal di ajang Piala FA.

Tetapi Van der Sar mengakui bahwa terpilihnya Fabio Da Silva dan Rafael Da Silva membuat para pemain senior terkejut.

"Itu adalah sebuah tim yang tidak pernah kami pakai bahkan di saat latihan. Saya berbicara dengan Patrice Evra di mobil waktu perjalanan ke Old Trafford sehari sebelum pertandingan. Kami membicarakan tim apa yang akan diturunkan oleh Ferguson," ujar Van der Sar.

"Kami sepakat tentang posisi bek kiri yang akan diisi oleh Fabio. Tetapi kami tidak pernah menyangka Rafael ditempatkan di bek kanan."

"Mereka membawa energi dan antusias untuk tim. Kami melihat mereka berada di barisan pertahanan, tetapi mereka tidak bertahan lama di sana karena mereka selalu maju ke barisan depan."

Ditahan Imbang Kopenhagen, Ancelotti Tetap Bahagia

Pelatih The Blues ini menilai penampilan anak asuhnya sudah bagus saat melawan Kopenhagen.

Carlo Ancelotti, Chelsea
Carlo Ancelotti, Chelsea
 
Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti tetap bahagia meski anak asuhnya gagal mencetak gol ke gawang Kopenhagen saat tampil di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge dinihari tadi.

"Saya rasa kami telah bermain dengan bagus. Kami tampil fokus dan berhasil menghindar dari resiko. Dan yang penting juga kami mampu mengendalikan alur permainan dengan baik," kata Ancelotti kepada laman Sky Sports.

"Sebenarnya kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Sayangnya kami kurang beruntung saja tetapi memang untuk pertandingan ini kami sebenarnya tidak terlalu membutuhkan gol."

"Tapi yang pasti saya senang karena mereka bermain bagus. Para pemain juga sudah menunjukkan sebuah sikap yang baik di lapangan," ujarnya.

Minggu, 06 Maret 2011

Willian Da Silva: Jangan Remehkan Roma!


William mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap mewaspadai ancaman Roma.

Shakhtar (Site Oficial)
Shakhtar (Site Oficial)
Winger Shakhtar Donetsk William Da Silva meminta agar rekan-rekannya jangan menganggap remeh Roma, lawan mereka dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, pertengahan pekan ini.

Di pertandingan pertama di Stadio Olimpico, Shakhtar sukses meraih kemenangan 3-2. Sementara itu, Giallorossi berambisi untuk bisa mengejar defsit gol saat bertandang ke markas klub asal Ukraina itu.

Kondisi itulah yang membuat William khawatir. Meski demikian, ia yakin timnya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk bisa lolos ke babak perempat-final.

"Roma memang dalam kondisi mental yang tidak bagus saat pertandingan leg pertama. Permainan memang berlangsung imbang, tapi kami mampu memanfaatkan peluang-peluang kami," ujar William kepada Radio Radio.

"Meski demikian, permainan masih terbuka lebar. Kami pun sudah menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Tugas saya adalah menyerang Nicolas Burdisso."

Francesco Totti, Mirko Vucinic, dan Marco Borriello kemungkinan besar akan diturunkan sebagai penyerang sejak awal pertandingan. Namun, William tidak takut dengan rencana permainan menyerang yang akan diterapkan tim tamu.

"Totti? Ia memang pemain hebat. Tapi, pelatih kami sudah menyaksikan video rekaman permainan Borriello dan Vucinic."

Pelita Jaya FC Karawang

Pelita Jaya FC adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang memainkan pertandingan kandangnya di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Kab Karawang, Indonesia (namun beralamatkan Kecamatan Sawangan di Depok). Sejak musim 2007 klub ini kembali ke Divisi Utama Liga Indonesia setelah terlempar ke Divisi Satu pada akhir musim 2005.
Pelita Jaya FC. sempat menjadi juara Galatama empat kali dalam enam tahun terakhir kompetisi tersebut sebelum Galatama dileburkan pada tahun 1994 untuk membentuk Liga Indonesia bersama kompetisi Perserikatan. Di Liga Indonesia, Pelita tidak pernah lagi menyamai keberhasilan seperti pada masa-masa Galatama walaupun pernah menghadirkan pemain-pemain asing seperti Mario Kempes, Roger Milla, and Maboang Kessack. Sejak menembus babak 12 Besar pada kompetisi tahun 1994/95, prestasi terbaik Pelita adalah babak 8 Besar pada tahun 2000.
Musim Kompetisi 2007 hingga 2010 Manajer tim adalah Rahim Soekasah dan dilatih oleh Fandi Ahmad.
Musim Kompetisi ISL 2010-2011, Manajer tim adalah Lalu Mara Satria Wangsa dan dilatih oleh Misha Radovic.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Nama

Pelita Jaya sempat beberapa kali berganti nama:
  • Pelita Mastrans (1997; mencantumkan pemilik saham utama masyarakat transportasi
  • Pelita Bakrie (1998-1999; mencantumkan nama pemilik saham mayoritas Pelita
  • Pelita Solo (2000-2002; markas di Stadion Manahan, Solo)
  • Pelita Krakatau Steel (2002-2006)
  • Pelita Jaya Purwakarta (2006-2007)
  • Pelita Jabar (2008-2009)
  • Pelita Jaya FC (2010- )

[sunting] SQUAD

Update 18 Februari 2011.
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
No.
Pos. Nama
1 Bendera Indonesia GK Ali Barkah
2 Bendera Indonesia DF Gilang Ginarsa
4 Bendera Indonesia MF Riyandi Ramadhana Putra
5 Bendera Indonesia DF Edi Hafid
7 Bendera Argentina MF Walter Bruzuela
8 Bendera Indonesia MF Egi Melgiansyah
9 Bendera Indonesia MF Joko Sasongko
10 Bendera Malaysia FW Mohd Safee Mohd Sali
11 Bendera Indonesia MF Dedi Kusnandar
12 Bendera Indonesia DF Teuku Helza
13 Bendera Indonesia DF Trio Rahmat Priadi
14 Bendera Indonesia DF Ruben Karel Sanadi
15 Bendera Indonesia FW Jajang Mulyana

No.
Pos. Nama
16 Bendera Indonesia MF Maqdis Shalim Alfarizi

Bendera Indonesia DF Ruben Wuarbanaran *
17 Bendera Indonesia FW Feriansyah Mas'ud
18 Bendera Paraguay FW Juan Ramirez
19 Bendera Indonesia FW Ipan Priyanto
20 Bendera Indonesia FW Engel Berd Sani
21 Bendera Indonesia GK I Made Wardana
22 Bendera Indonesia MF Ardan Aras Captain sports.svg
23 Bendera Indonesia DF Diego Michiels *
24 Bendera Mali FW Dramane Coulibaly
26 Bendera Skotlandia DF Chris Doig
27 Bendera Indonesia FW Mustopa Aji
28 Bendera Indonesia DF Abdul Rahman
29 Bendera Indonesia FW Jhon van Beukering
30 Bendera Indonesia GK M. Rahman
=* Proses Naturalisasi Indonesia

[sunting] Mantan Pemain Terkenal

[sunting] Pemain Asing

AFC
CAF
CONMEBOL
UEFA

[sunting] Pemain Lokal

[sunting] Mantan Pelatih Terkenal

Prestasi

Galatama

  • 1986/1987 : Runner-up
  • 1987/1988 : Runner-up
  • 1988/1989 : Juara
  • 1990 : Juara
  • 1993/1994 : JuarLiga Indonesia
  • 1994/95 : Delapan Besar

Pranala luar